📖 Kamus Muamalah A-Z

Glosarium istilah-istilah dalam transaksi properti syariah

Akad

Akad berasal dari bahasa Arab: العَقْد (al-‘aqd).

Maknanya secara bahasa adalah ikatan atau perikatan.

Dalam muamalah, akad adalah suatu perikatan antara dua pihak atau lebih yang menimbulkan konsekuensi hukum terhadap perkara yang mereka sepakati.

Dalam konteks transaksi, akad dibentuk melalui ijab dan kabul. Karena itu, keberadaan ijab dan kabul menjadi bagian penting dalam pembentukan akad.

Ijab

Ijab berasal dari bahasa Arab: الإيجاب (al-ījāb).

Maknanya adalah pernyataan atau tawaran yang menunjukkan kehendak salah satu pihak untuk melakukan suatu akad.

Dalam akad, ijab merupakan bagian dari proses pembentukan kesepakatan dan berpasangan dengan kabul.

Kabul

Kabul berasal dari bahasa Arab: القبول (al-qabūl).

Maknanya adalah penerimaan terhadap ijab yang disampaikan oleh pihak lain.

Dalam akad, kabul menunjukkan adanya penerimaan terhadap tawaran atau pernyataan yang diajukan sehingga terbentuk kesepakatan antara para pihak.

Jual Beli

Jual beli berasal dari istilah Arab: البيع (al-bay‘).

Secara bahasa, al-bay‘ bermakna pertukaran secara mutlak.

Secara istilah syar‘i, jual beli adalah pertukaran harta dengan harta dalam rangka pemindahan kepemilikan secara penuh berdasarkan suka sama suka.

Dengan demikian, jual beli bukan sekadar pertukaran barang dan uang, tetapi merupakan transaksi yang menyebabkan kepemilikan atas harta berpindah dari satu pihak kepada pihak lainnya.

Jual Beli Kredit

Jual beli kredit berasal dari istilah Arab: البيع بالدين (al-bay‘ bi ad-dayn).

Maknanya adalah menjual suatu barang atau sesuatu dengan harga yang pembayarannya dilakukan setelah tempo tertentu yang telah ditentukan dengan jelas.

Dalam bentuk ini, barang menjadi milik pembeli melalui akad jual beli, sedangkan harga menjadi kewajiban yang dibayar pada waktu yang telah disepakati.

Jual Beli Kredit dengan Cicilan

Istilah Arabnya: البيع بالدين والتقسيط
(al-bay‘ bi ad-dayn wa bi at-taqsīṭ).

Maknanya adalah jual beli dengan pembayaran harga setelah tempo tertentu yang jelas, tetapi pembayarannya dilakukan secara angsuran.

Perbedaannya dengan jual beli kredit biasa adalah cara pembayarannya: dalam jual beli kredit biasa harga dapat dibayar sekaligus setelah jatuh tempo, sedangkan dalam taqsīṭ pembayaran dilakukan secara bertahap.

Utang

Utang berasal dari bahasa Arab: الدَّيْن (ad-dayn).

Maknanya adalah kewajiban pembayaran yang berada dalam tanggungan seseorang kepada pihak lain.

Dalam konteks jual beli kredit, harga barang menjadi utang pembeli kepada penjual yang pembayarannya dilakukan pada waktu yang telah ditentukan.

Gadai / Agunan

Gadai atau agunan berasal dari istilah Arab: الرهن (ar-rahn).

Maknanya adalah menjadikan suatu harta sebagai jaminan atas suatu kewajiban atau utang.

Dalam konteks jual beli kredit, sumber yang digunakan menjelaskan bahwa utang dapat disertai agunan. Agunan tersebut berupa harta lain, bukan barang yang sedang dibeli secara kredit.